Sabtu, 15 Desember 2007

Dendam


Mata ini mengajakku terpejam tapi tidak hati dan fikiranku
Sepertinya mereka haus dan lapar akan harapan yang semakin usang
Diterpa debu-debu pengkhianatan dan kemunafikan
Dari kerukunan ke angkara murkaan


Dendam menjadi prasasti tak terampuni
Tegap terpancang disanubari menjadi abadi


Kau harus mati !!


Tidak ada komentar: