Sabtu, 15 Desember 2007

“Muhammad Fathir Dinejad”

Rasa lelah, penat dan segala kegundahan sepulang kerja seakan sirna ketika gw sampai di rumah melihat “Malaikat Kecil” yang suci itu sedang tertidur pulas. Lalu tanpa terlebih dulu menanggalkan baju & jaket yang sudah beraroma matahari ini dengan perlahan dan tak ingin membuat suara karena takut membuat ia terjaga gw langsung merebahkan tubuh ini disampingnya. Perlahan menghela nafas kemudian memandangnya dengan cinta... Segala Puji Hanya BagiMU, Ya Allah…. Atas Maha Karya yang telah Kau anugerahkan kepada kami..” membuat guratan senyum ini menjadi merekah, walaupun sebelumnya telah dipenuhi gundah.

Sosoknya selalu hadirkan derai tawa di rumah ini, bila ia tersenyum membuat siapapun yang menatapnya menjadi sangat ingin menciumnya & di tiap kesan kerling matanya menampilkan kilauan akan sebuah kedamaian.

Risdi
Des 12th 2007


2 komentar:

Anonim mengatakan...

loe udah married ya bo'..? kok ngundang gw? sombong amir...!!

Anonim mengatakan...

blm Non...fathir itu keponakan gw. Thanks ya udah singgah di blog gw.